Selasa, 28 Januari 2014

Walaupun Single, Anda Tetap Harus Punya Jiwa Romantis!


Romantis itu apa sih? Mari kita definisikan ulang romantisme sebagai bagian dari naluri manusia akan keindahan dan seni dalam memaknai cinta. Sejak manusia mulai mengenali lingkungannya, dia sudah bisa mengekspresikan romantisme versinya sendiri. Hanya, media-media yang ada sering mempersempit arti romantisme pada satu hal saja, misalnya bunga, coklat dan hak orang-orang yang punya pacar.
Suer! Jika Anda kangen saat-saat mesra-mesraan sama mantan, itu WAJAR. Tapi Anda perlu mengalihkan kelebihan cinta Anda ke suatu tempat. Entah itu orang tua, keponakan yang masih kecil, orang-orang yang kurang beruntung di sekitar Anda, atau anak (jika sudah punya).
Selain itu, kasih porsi terbesar cinta Anda buat diri sendiri. Caranya: jalani gaya hidup yang sehat, cukup makan, cukup olahraga, dan punya hobby. Ini penting buat mempersiapkan diri Anda masuk ke relationship berikutnya yang pasti lebihexciting, lebih berkualitas dari yang sudah lewat. Pacar Anda nanti tidak akan menerima alasan “lupa caranya jadi romantis”.
Nah kalo mau jadi romantis sendirian? Bisa banget. Malah itu bisa jadi “me time” yang berkualitas. Berikut ini ide-ide yang bisa Anda gunakan:
  1. Coba deh Anda tulis kisah cinta Anda atau punya orang lain yang pernah Anda dengar. Beberapa majalah atau web menerima cerpen dari luar redaksi. Atau posting di blog/forum. Atau siapa tahu tulisan Anda bisa jadi buku? Keren banget kan.
  2. Tulis puisi dan coba jadikan lagu. Buta nada? Melly Goeslaw juga dulu nggak bisa not balok. Banyak pengarang lagu yang buta nada.Anda cuma perlu asah insting Anda aja. Misalnya dengerin lagu-lagu dari bahasa yang nggak mainstream seperti MAndarin, Jepang, Jerman, Prancis, dll. Atau cari lagu-lagu dari penyanyi indie di soundcloud.com. Browsing saja. Kalau ketemu lagu yang nadanya asik, ganti dikit beberapa nadanya, kan jadi lagu baru juga ;)Buat Anda yang nggak bisa main musik, nyanyiin dulu draft lagu yang Anda bikin itu. Sepotong-sepotong juga nggak papa. Misalnya, hari ini bikin chorusnya dulu, besok bikin endingnya, besoknya lagi bikin intronya. Rekam dengan ponsel. Besoknya, bawa ke sahabat Anda yang bisa main musik. Siapa nanti kalau Anda punya pasangan baru, Anda bisa bisikin ke dia, “Kamu pacarku yang pertama kali aku bikinin lagu loh.” Sweet banget kan?
  3. Kalau ngerasa nggak bakat nulis apapun juga? Hmm silakan aja kalau mau bikin twit romantis. Kalau ngerasa terlalu malu-maluin, ngetwitnya bisa di akun baru, bikin anonim dan nggak ada followernya. Sst, twit romantis ini bisa juga dijadikan lahan bisnis lho, kalau Anda mau mencari tahu strategi lebih lanjut. Malah, twit romantis versi Anda (pembaca kelascinta.com) pasti akan lebih berbobot dibanding akun-akun menye tukang copy paste dan tidak asal gombal karena Anda sudah teredukasi dengan baik.
Anda punya ide lain? Bagus! Yang jelas, Anda harus punya media sendiri buat nyalurin romantisnya Anda. Be creativedan jangan batasi diri. Mengasah romantisme Anda justru sangat bermanfaat untuk transisi ke relationship berikutnya yang akan Anda jalani nantinya. Bayangkan gebetan Anda tahu kalau Anda ternyata orang yang romantis, itu akan jadi poin plus di mata dia kan?
Yaudah ayo kita ngetwit bareng: Single pun bisa tetep romantis loh!

Memukau Wanita Dengan Bercerita


Bercerita, atau storytelling, adalah salah satu bagian penting dari apa yang materi pelatihan Hitman System. Anda mungkin sekarang berpikir, apa hubungannya antara bercerita dengan membuka hubungan dengan cewek, apalagi menimbulkan ketertarikan?
Alasannya adalah karena cerita memiliki efek yang luar biasa terhadap orang yang menyimaknya. Banyak orang selalu mudah terpengaruh oleh sebuah cerita, baik melalui novel Sidney Sheldon, John Grisham, maupun cerita lewat layar cinema, seperti Lord of The Rings.
Banyak orang ‘belajar’ dari cerita. Mereka ikut tersedot masuk ketika sebuah cerita dibawakan dengan tepat.
Beberapa orang mungkin bilang seperti terhipnotis. Itu alasannya kenapa sering kali saat Anda memanggil teman Anda yang sedang membaca buku, mereka seakan-akan tidak mendengar Anda sama sekali.
Yup, karena mereka sedang terhipnotis oleh cerita tersebut!
Lalu apa hubungannya dengan mendekati wanita?
Sederhana, karena mereka juga sangat suka dengan cerita yang bagus, sama seperti Anda para pria. Pikirkan, mereka melahap semua gosip, mereka membaca novel-novel romance, mereka menonton telenovela, yang semuanya adalah CERITA.
Jadi kalau Anda bisa bercerita tentang sesuatu yang sederhana dan menarik, Anda berada jauh di atas pria-pria lainnya yang pernah ia temui. Karena pria-pria lainnya sibuk mendengarkan ceritanya! Entah tentang pacar brengseknya atau tentang gebetannya sambil berharap bahwa orang yang diceritakan tersebut adalah dirinya.
Perhatikan, saya tidak menyebutkan bahwa cerita Anda harus luar biasa. Cukup sesuatu yang sederhana, tapi dibawakan dengan live dan menarik. Itu sama menyenangkannya seperti cerita petualangan di hutan belantara. Bantu wanita merasakan mood dan interest dalam cerita Anda yang terbawa naik-turun. Bahkan ikut secara aktif membayangkan kejadian apa yang akan terjadi berikutnya.
Pengalaman yang diceritakan demikian memberikan emosi yang timbul tenggelam, emosi yang membuat Anda menginginkan saya untuk terus bercerita. Dan bila Anda bicara soal emosi, maka perempuan adalah makhluk yang paling sensitif soal tersentuh dan penasaran.
Lewat cerita Anda bisa menceritakan diri Anda dengan cara yang berbeda pada umumnya, Anda bisa mengungkapkan kepribadian Anda, hobby Anda, dan lain-lain hanya lewat cerita dan tentu saja tidak membosankan.
Bayangkan seorang cewek bertanya, “Kerjaan lo apa sih?” Sembilan puluh sembilan persen cowok akan langsung berkata, “Oh gue kerja di perusahan anu, jadi bagian anu.”
That’s it.
Bayangkan semua cowok yang dia kenal menjawab demikian dan suatu hari dia bertemu Anda dan Anda menjawab seperti ini:
“Ehem ehem, begini… Pernah gak sih elo pengen bisa terbang? Ya, gue juga. Gue selalu berpikir kalau gue lari dengan cukup cepat lalu melompat, gue bakalan terbang. Tapi setelah sekian lama berlari terus-terusan, gue ngga pernah bisa terbang. Rasanya terbang adalah sebuah keajaiban yang tidak mungkin terjadi lagi di jaman ini, rasanya semakin mustahil setelah gue tambah dewasa. Impian untuk bisa terbang itu gue hapus dari kepala gue, sampai suatu hari gue ngeliat di TV, sebuah acara sulap, seorang pria yang tidur terlentang di panggung, kemudian merentangkan tangannya dan …. tiba-tiba … elo tau apa yang terjadi? Dia melayang … kemudian terbang! Hari itu, jam itu, menit itu, detik itu, jantung gue kayak berhenti. Pria di TV itu menciptakan keajaiban di dalam gue. Dia nunjukkin kalo keajaiban itu masih dapat terus terjadi. Saat itu juga gue mutusin untuk menciptakan keajaiban di mana pun gue berada.“
Jenis cerita yang baru Anda baca di atas bisa dipakai untuk prolog jenis pekerjaan apapun. Mulai dari reparasi servis komputer, desain grafis, akuntan, hingga kerjaan MLM.
Anda boleh meminjam cerita saya di atas. Tapi jauh lebih baik lagi kalau Anda bisa mengembangkan cerita dari pengalamanmu sendiri. Bayangkan apa yang terjadi di kepala si cewek saat Anda bercerita seperti itu.
  • Pertama, dia mendengar sesuatu yang belum pernah ia dengar sama sekali sebelumnya.
  • Kedua, dia melihat Anda sangat berbeda dibanding cowok-cowok lainnya.
  • Ketiga, dia melihat Anda sebagai cowok yang menawan dan misterius. Ingat bahwa cewek suka akan sesuatu yang misterius, sesuatu yang tidak masuk akal. Lex mengajarkan bahwa wanita selalu mencari simbol dibalik arti dan arti dibalik simbol. Nah, cerita adalah salah satu bentuk simbol universal.
  • Keempat, dia akan sangat penasaran tentang cerita Anda, berusaha mencari jawaban dari Anda, berusaha mengetahui apa yang sebenarnya Anda kerjakan. Tanpa mereka sadari, mereka merasa ingin mengenalmu lebih jauh untuk menguak ending dari cerita yang Anda miliki.
Sebuah cerita sederhana namun jika diceritakan dengan cara yang berbeda akan menimbulkan efek yang berbeda. Jadi, apa cerita Anda hari ini?

Kenapa Kamu Nggak Bisa Move On?




Judul artikel di atas mungkin terngiang-ngiang di telinga kamu-kamu. Sebenernya penulis artikel ini juga agak kesindir sih sama judulnya. Tapi, pada kesempatan ini yaudahlah kita curcol bareng aja. Sesekali mengakrabkan diri sama kamu-kamu semua.

Pada umumnya, suatu hubungan yang berakhir di Januari mungkin masih menyisakan beberapa tanda tanya, yang masih menjadi misteri hingga detik ini. Maka dari itusesuai hukum pasar globalisasi semoga artikel ini dapat memberikan faedah dan menjadi jawaban pertanyaan yang sering bikin kamu susah tidur. Mari kita kupas secara tajam lebih tajam dari sindiran mantan!

Jadi, inilah kemungkinan-kemungkinan kamu nggak bisa move on...

Selalu ada dia
Gimana bisa move on kalo setiap hari ketemu terus? Gak di kelas, di kantin, di kamar mandi perpustakaan, di lapangan, pokoknya pasti ada dia terus. Meskipun udah berusaha supaya pura-pura gak kenal saat ketemu dia tapi tetep aja gak bisa. Semakin ditahan, yang ada malah kesel sendiri geregetan pengin gigitin ban kereta.

Pikiran kamu jadi gak bisa konsentrasi mikirin hal lain karena dia selalu ada di sekitar kamu, bener-bener bikin gak nyaman. Rasanya pengin kayak judul lagu dari Rocket Rockers – Ingin Hilang Ingatan, ya.

Tercipta banyak momen
Kenangan adalah musuh bebuyutan pikiran, gimana nggak? Kenangan itu ibarat mesin waktu yang mengantarkan kamu untuk kembali mengingat cerita dan momen dahulu. Tanpa ada surat perintah sebelas maret resmi dari kinerja otak, kenangan terputar otomatis menggerakan syaraf-syaraf ingatan dan membuat kita mengenang momen-momen indah bersama dia. Semua gara-gara hal sepele doang, misalnya nggak sengaja ketemu dia, apalagi kalo plus liat senyum dia lagi. Ngok banget itu.

Semisal pas kamu lagi pacaran di fly over jembatan terus dia hampir jatuh ke bawah eh dia malah jatuh ke pelukan kamu. Nah, itu dia salah satu penyebab kita susah move on karena sulit melupakan kenangan yang unik kayak gitu.

Karena kadang kita bukan nggak bisa ngelupain orangnya, tapi nggak bisa –lebih tepatnya nggak mau– ngelupain kenangan pas sama dia.

Sepermainan
Aku punya teman, ah ah ah ~
teman sepermainan ah ah ah ~
Ke mana ada dia selalu ada aku ~

Dari penggalan lirik lagu di atas ada penjelasan logisnya loh, kalo mantan kamu adalah teman sepermainan gimana bisa move on? Yang ada perasaan kamu malah makin dalam sama dia karena sepermainan, bagian kata ‘ke mana ada dia selalu ada aku’, udah jelas banget kalo ada dia pasti ada kamu.

Di situ kedekatan kamu sama dia dipertanyakan. Apakah ada perubahan yang spesifik atau malah jadi semakin akrab, efek positifnya sih kamu gak musuhan sama mantan kamu. Tapi, efek jangka panjangnya ya makin gak bisa move on.

Apalagi apalagi apalagi, temen deketnya adalah temen-temen deket kamu juga. Hmmm... makin berat deh move on-nya.


Udah kenal deket
Wah ini nih, INI NIH! INI NIH! (Sengaja diulang supaya gereget) faktor yang bikin kamu makin susah move on, apalagi kalo hubungan kamu sama mantan kamu udah terjalin cukup lama sampe keluarga kamu udah kenal baik sama dia. Udah makan bareng, tidur pergi bareng, dan poin paling pentingnya adalah: mantan kamu udah jadi bagian dari keluarga kamu. Beuh!

Terkadang ada aja anggota keluarga yang melontarkan pertanyaan yang gak mikirin perasaan kamu kayak, “Eh si [mantan] kok gak pernah main ke sini lagi? Ajak ke sini dong,” atau, “Mama kangen deh sama si [mantan], salamin ya buat dia dari mama.” Ini yang gak bisa move on kamu atau mama kamu sih?

Terus kalo modus pengin balikan, biasanya disampein sih ke si mantan, “Eh [mantan], mama nanyain kamu tuh.”

Mau unfollow tapi gak enak
Tiap kali buka Twitter, selalu ada dia seliweran di timeline, entah lagi ngetweet biasa atau nge-retweet twit dari akun-akun publik yang biasa digunain buat curcol.





Kalo dia nge-retweet twit kayak gitu kan pas kebaca rasanya nyeess banget di hati, jadi penginunfollow dia tapi gak enak juga. Gak di unfollow buka Twitter jadi gak nyaman. Takutnya sih pas kamu unfollow disangka kamu benci sama dia, lalu dia drama bikin twit kayak di bawah ini.





Serba salah, ya? Iya.

Masih sayang
Perasaan sampe kapanpun gak akan bisa dibohongin, guys! Kalo kamu masih sayang sama mantan kamu besar kemungkinan kamu belum bisa move on. Apalagi putus pas lagi sayang-sayangnya rasanya nyesek ABHEESS! Misalnya, putus karena beda agama, karena kamu berdua gak kuat LDR, atau karena orang tua kamu gak merestui, atau yang paling menyakitkan adalah karena dia udah gak sayang lagi sama kamu. Hix. Pake x (karena lagi ngomongin mantan).

Padahal kamu udah berjuang abis-abisan untuk mempertahankan dia. Ya, alasan yang sebenar-benarnya bikin kamu gak bisa move on adalah perasaan, yap perasaan bahwa kamu masih sayang sama dia. No more reasons.

Ya begitulah adanya penjelasan korelasi sebab-akibat-papap-cuap yang bikin kamu nggak bisamove on versi on the spot kami. Kalo versi kamu gimana?

Oh iya, supaya kamu gak terlalu galau setelah baca artikel ini, penulis punya satu kalimat kutipan yang semoga bisa memotivasi diri kamu supaya cepet bisa move on.
 

Semakin Sering Stalking, Semakin Susah Move On!


Putus cinta itu memang menyakitkan, apalagi untuk alasan yang sebenarnya masih bisa diperbaiki. Kalau sudah begitu, Anda jadi terobsesi untuk membuatnya kembali pada Anda. Duh, ayo dong move on..
Selepas putus, Anda pasti pernah mengalami fase ‘kangen berat’ yang kemudian membuat Anda stalking alias memantau apa sih yang terjadi dengannya. Pakai apa? Sosial media! Facebook, Twitter, Instagram, apa saja yang dia miliki Anda selidiki. Anda kemudian jadi bertanya-tanya, dia sedang apa ya? Kira-kira dia memikirkan aku juga nggak ya atau mungkin kira-kira ada kesempatan untuk balikan nggak ya? Waduh, Anda belum juga move on rupanya.
Kebiasaan stalking ini ternyata berbahaya lho. Dilansir melalui Dr. Judith Tutin, kebiasaan stalking mantan sangatlah destruktif, merugikan dan kadang sia-sia.
“Memang berat untuk tidak melihat apa yang mantan lakukan di sosial media. Kebiasaan menscroll page profile mantan akan membuat Anda adiksi dan ini bukan kebiasaan yang sehat juga.”
Bahkan, sebuah studi di Inggris mengatakan bahwa semakin sering Anda stalking halaman profil mantan, semakin banyak penderitaan yang akan disebabkan. Ini terjadi karena semakin besar keinginan Anda untuk membuat mantan Anda kembali pada Anda, semakin sulit Anda menerima kenyataan dan move on. Karenanya, Dr. Judith juga menekankan bahwa Anda yang memilih untuk unfriend atau unfollow sosial media mantan akan lebih mudah move on dan menghentikan kebiasaan stalking Anda.
Jadi, jika Anda merasa Anda akan kecanduan stalking dan benar-benar ingin move on, ada beberapa saran yang diberikan oleh Dr. Judith Tutin :
  • Jangan cari tahu apalagi menunggu mantan Anda online atau tidak
  • Unfriend dan Unfollow akun sosial media dia. Kalau perlu, akun sosial media saudara-saudaranya. Dengan begini Anda bisa lebih mengendalikan diri sendiri.
  • Jangan galau di timeline atau beranda. Ini sama saja mencari masalah, apalagi jika postingan Anda berpotensi menyinggung perasaannya.
  • Jika mantan sudah punya pasangan baru, jangan ‘berteman’ dengannya di sosial media. Ini bisa jadi perang kalau Anda sampai terobsesi dan bahkan menabuh perang dalam memperebutkannya.
Apa yang sudah berlalu biarlah berlalu. Anda harus percaya bahwa jika memang Anda bisa dipersatukan kembali, maka waktulah jawabannya. Stalking tidak ada gunanya. Hanya akan semakin membuat Anda menderita. Let go and move on!

Langsung Pacaran Lagi Setelah Putus, Boleh Nggak Sih?



Vemale.com - Kadang jadi wanita sering serba salah. Jika langsung jadian setelah putus, biasanya muncul bisik-bisik yang tidak menyenangkan.
"Biasanya yang langsung jadian setelah putus, ya itu yang selingkuh,"
"Ih.. kok dia udah jadian aja, baru juga putus satu bulan,"
Dan tuduhan-tuduhan lain yang kurang enak didengar.
Sebenarnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan wanita untuk bisa pacaran lagi setelah putus? Apakah benar langsung pacaran lagi setelah putus memberi dampak yang kurang baik?
Dilansir oleh seventeen.com, sebenarnya tidak ada waktu tertentu di mana seorang wanita menunggu untuk pacaran lagi. Jika dalam waktu sebulan Anda sudah bisa melupakan patah hati dan menemukan pria yang lebih baik, Anda boleh saja langsung menjalin hubungan baru. Namun beberapa hal yang harus jadi pertimbangan adalah..
Apakah Benar Mencintainya? Atau Hanya Pelarian Semata?
Wanita yang baru putus biasanya dalam kondisi down dan kosong. Ada keinginan untuk kembali pada mantan pacar dan merasa ada yang hilang. Inilah yang harus diwaspadai saat akan menjalin hubungan baru. Tanyakan pada diri Anda, apakah Anda memang sudah siap pacara lagi, atau sekedar pelarian semata? Akan lebih buruk jika hanya sekedar 'balas dendam' semata.
Mulailah hubungan jika hati Anda sudah siap, bukan pada saat hati Anda sedang kesepian. Maka kapanpun waktunya, jika hati Anda sudah siap, maka petualangan cinta yang baru bisa dimulai.

5 Penyebab Susah Move On


5 Penyebab Susah Move On Gadis

Katanya, sudah putus dan nggak mau berhubungan lagi. Tapi, nyatanya susah banget nggak mikirin si mantan sehari saja. Jangan-jangan kita belum move on, tuh. Hmm, kenapa bisa begini, ya? Ayo, kita cari tahu penyebabnya.

Masih Menyimpan Barang Pemberian
Setiap barang pemberian mantan pasti punya kenangan. Hadiah-hadiah kecil darinya akan terus mengingatkan kita akan saat-saat masih bersama. Semakin indah memori tersebut, kita makin merasa kehilangan. Kayaknya sudah saatnya mengepak barang-barang pemberian si mantan, deh. Nggak perlu dibuang, cukup ditaruh di tempat yang jauh dari pengelihatan.

Takut Akan Status Jomblo
Nggak mau terima kenyataan kita sudah single lagi. Sudah terbiasa punya pacar yang selalu ada bila kita butuhkan. Takut untuk memulai kehidupan sebagai cewek yang sendiri. Hello, open your eyes! Sendiri bukan berarti hidup kita menyedihkan dan suram, kan? Kita masih punya teman-teman yang bisa diandalkan untuk bantuan. Kita juga bisa coba aktivitas baru yang belum pernah dilakukan. Being single is fun!

Mantan Kelewat Keren 
Si mantan ganteng, keren, populer, pintar, dan baik pula. Pokoknya, it boy banget. Rasanya, menyesal harus putus dengan cowok sekeren itu dan pasti susah dapat cowok seperti itu lagi. Eits, buang jauh-jauh pikiran seperti itu. Sekeren-kerennya cowok pasti ada kekurangannya juga. Masih banyak Prince Charming lain yang siap jadi pacar kita. Jadi, jangan menyerah buat cari pacar lagi.

Jadi Stalker
Si mantan sedang apa, ya? Eh, siapa itu cewek yang mention Twitter-nya? Ya, ampun baru putus mantan sudah dekat dengan cewek lain! Duh, ngaku pengin move on, tapi setiap malam kerjaannya cek timeline akun jejaring sosial mantan. Ini dia yang membuat kita jalan di tempat. Parahnya, ini membuat kita semakin terobsesi dengan si mantan. Stop it! Daripada menguntit si mantan, lebih baik kita lihat akun jejaring sosial milik seleb favorit atau gebetan baru.  Mungkin saja ada info-info baru yang bisa kita gali. Siapa tahu, bisa sekalian kenalan.

I Love You, But I Hate You

Di depan teman-teman, kita mengumbar kejelekan si mantan. Terus, dengan tegas kita bilang kalau benci dan nggak suka lagi sama dia. Sampai nulis perasaan kita ke mantan di status jejaring sosial. Hati-hati, bisa jadi itu bukan perasaan kita ke mantan, lho. Tindakan kita tadi justru menandakan kita masih cinta banget sama si mantan. Lebih baik, terima saja perasaan suka yang masih tersisa dan nggak perlu menyangkal. Yang namanya putus, pasti butuh proses. Dan, cara aman untuk menghadapinya adalah bersikap biasa saja dan apa adanya. Ayu – Foto: David Shopper/Corbis/ClickPhotos

4 Langkah Menghemat Plastik

Plastik merupakan bahan baku yang banyak digunakan oleh manusia, seperti untuk kemasan, sedotan, task kresek, bahan pelapis, mainanan, alat-alat rumah tangga dan alat makan, perlengkapan sekolah, dan sebagainya. Sebagian besar barang-barang rumah tangga yan gkita gunakan sehari-hari dibuat dari plastik. Perkembangan pesat dari industri plastik dan teknologi membuat kehidupan kita menjadi lebih mudah dan praktis.
Plastik dan segala jenis barang yang dibuat dari plastik sangat sulit untuk didaur ulang. Sampah plastik dan barang dari plastik baru akan terurai atau hancur di dalam tanah dalam jangka waktu kurang lebih 200-1000 tahun kemudian.Apabila dibakar, plastika akan mengahasilkan at kimia yan gberacun dan menimbulkan berbagai penyakit seperti menyumbat saluran pernafasan, kanker paru-paru, mengganggu kesuburan dan sebagainya.
Dengan demikian, kita diharapkan dapat lebih berhati-hati dan menjadi lebih effisien dalam memanfaatkan barang-brang berbahan plastik. Hal-hal yan gdapat kita lakukan untuk menefisienkan penggunaan plastik dan mengurangi sampah plastik adalah sebagai berikut.
1. Menggunakan dan memanfaatkan tas.kantong belanja dari kain untuk mengurangi tas.kantong belanja dari plastik.
2. Memanfaatkan barang berbahan plastik bekas untuk dibuat aneka barang kerajinan atau digunakan dalam bentuk lain seperti dompet, tas dan pernak pernik lain.
3. Mengembangkan produk plastik yan gawet sehingga penggunaannya dapat berlangsung lebih lama.
4. Mengembangkan teknologi atau inovasi bahan pengganti plastik atau mendaur ulang plastik.